Beranda > Uncategorized > Swine flu punya si ibab

Swine flu punya si ibab

“Swine flu” alias “flu babi” adalah suatu fenomena yang sangat banyak kita dengar sekarang ini. Mengapa tidak??? dari namanya saja agak unik kedengaran, flu babi, berarti flu miliknya si babi. Kok bisa ya… hee.heee…Dari pemeritaan yang terdengar dan diberitakan oleh berbagai media massa, bahwa flu babi ini asalnya dari Mexico. Di negara ini korban dari wabah flu ini sudah menelan korban ratusan korban yang meninggal dan lain masih yang terinfeksi. Alhasil, penyebaran dari flu ini pun tak terbendung dan sudah mewabah alias tersebar ke negara tetangganya dan bahkan ke belahan benua yang lainnya. Yang menyebarkannya adalah manusia sendiri yang terinfeksi yang datang dan bepergian ke Mexico.

Aduh, betapa mengerikanlah sekarang Mexico ini ya. Bahkan kegiatan sekolah pun ditutup dan semua masyarakat dianjurkan untuk memakai penutup hidung (masker) guna untuk menghindari dan mengurangi penyebarannya. Masalah ini tidak hanya masalah Mexico saja, namun ini sudah menjadi masalah Internasional. Penyebarannya sudah menjangkau Eropa dan beberapa negara di Asia.

Nah, masalahnya sekarang, apakah negara kita ini akan terkena flu tersebut??? Semogalah tidak sama sekali. Cukuplah mereka yang terkena. Gimana jadinya nanti seandainya itu flu babi tersebut bertemu dengan flu burung yang sampai sekarang penyebaran masih ada di negara kita ini. Flu babi masih mendingan, penyebarnya masih kebanyakan manusia sejauh ini yang didapatkan dan bukan dari babi yang sesuai nama flu tersebut. Aneh juga ya, kok dibilang flu babi, padahal bukan babi yang menularkannya seperti yang dikuti dari detikdotcom berikut:

“Penyakit mematikan yang tengah mewabah di dunia saat ini dinamai ‘swine flu’ atau flu babi. Namun kini, pemerintah AS mengganti istilah flu babi tersebut.

Wabah flu baru tersebut kini dinamai ‘flu H1N1 2009’. Demikian disampaikan pejabat-pejabat AS seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/4/2009).

“Kami sekarang menyebutnya flu H1N1 2009. Itu namanya sekarang,” kata Pjs Kepala Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Richard Besser.

Besser juga kembali menegaskan, manusia tidak bisa tertular virus H1N1 dengan memakan daging babi.
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) yang bermarkas di Paris, Prancis juga telah menyatakan bahwa penggunaan istilah flu babi adalah keliru. Sebab virus strain baru ini memiliki gabungan komponen virus flu burung, manusia dan babi. Dan sejauh ini virus tersebut tidak ditemukan pada hewan babi.

Begitu pula dengan hasil inspeksi di peternakan-peternakan babi yang dilakukan otoritas Meksiko dan AS. Sejauh ini hasilnya nihil, tak ada babi yang mengidap flu dan tidak ditemukan tanda-tanda virus tersebut pada hewan babi.”

Yang penting sekarang adalah mari kita menjaga diri kita masing-masing dan waspada terhadap wabah tersebut. Mungking kita janganlah terlalu panik seperti yang diungkapkan Ibu Menkes Siti Fadilah kemarin di kompas yang kebetulan saya baca. Negara kita sudah terkena flu yang lebih ganas dari situ yaitu flu burung, karena itu kita dan negara kita sudah lebih berpengalaman untuk menghadapi seperti itu. Dan kita harus tetap waspada dan segera melaporkan jika kita mengetahui dan apabila kita merasa ada gejala-gejala yang mengarah terhadap penyakit tersebut.

Mari kita tetap waspada, siapa pun bisa terkena……!!!!

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: