Beranda > Artikel, IT, Serba-serbi > Gideon The Cutpurse on kutukutubuku.com

Gideon The Cutpurse on kutukutubuku.com

Buku,…… sesuatu yang tidak asing lagi dengan kita. Setiap hari dan setiap saat mungkin kita akan jumpa dengan ini atau melihatnya. Terserah itu mau buku seperti apaan, tp yang pasti itu adalah buku. Dan ada pula istilah yang mengatakan, “Buku adalah gudang ilmu”. Memang istilah situ tidak salah lagi, ilmu yang ada dipermukaan bumi, disebarkan dan dituliskan kebanyakan melalui buku baik secara tercetak maupun digital. Buku yang digital biasa disebut dengan e-Book (Electronic Book) dan kita bisa mengunduh dan mendapatkannya melalui Internet.
Untuk mendapatkan itu, kita tidak harus pergi langsung ke tempat dimana suatu buku dijual. Kita sudah dimudahkan dengan adanya teknologi e-commerce. Dengan e-commerce yaitu transaksi jual beli melalui Internet, kita diberi kemudahan dan mengurangi tenaga dan biaya yang ada. Untuk mendapatkan buku yang kita inginkan, kita tinggal pergi ke salah satu alamat situ e-commerce yang menjual bukulah tentunya. Tinggal dipilih dan dipilih, masukkan ke chart kita dan checkout. Membayarnya pasti harus secara electronic juga dong. Ada yang menyediakan service langsung untuk pembayaran secara langsung setelah checkout yaitu melalui credit card ataupun melalui paypal. Ada juga yang pembayarannya melalui transfer bank yaitu ke no rekening penjual buku tersebut. Setelah ada konfirmasi telah dibayar, maka merchant yang menjadi penjual akan mengeceknya dan mengirimkan barangnya ke tempat kita. Tunggu beberapa hari, buku pesanan sudah datang. Mantapkan…🙂
Itulah salah satu proses bisnis yang terjadi dalam e-commerce. Bayak e-commerce yang kita temukan sekarang ini, dan salah satunya adalah kutukutubuku.com, dimana kutukutubuku adalah menjual buku. Dari namanya aja uda tau kita bukan bahwa itu menjual buku. Kutu buku lagi. He..he…. Dengan gabung ke kutukutubuku.com, banyak hal yang bisa kita dapatkan, selain menjadi anggotanya, kita juga dikirimi email dan resensi dari buku-buku baru untuk tiap minggunya. Pokoknya kita tidak terlalu ketinggalanlah tentang informasi buku baru.
Kebetulan beberapa saat lalu, dari email yang dikirimkan ada semacam lombalah dibilang mengenai pembuatan resensi buku di blignya kutukutubuku. Lomba itu adalah membuat menulis resensi pendek Gideon The Cutpurse di blog kita dan copy paste dari blog mereka boleh juga. Pemenang akan diumumkan di blog kutukutubuku.com tanggal 2 Mei 2009 dan akan dihubungi langsung ke pemenang juga lewat email. Ayo buruan kawan-kawan, siapa tau jadi pemenang kan… Oh hadiahnya adalah 10 BUKU GRATIS Tar Man, lumayan kan… sekalian nambah koleksi buku. 
Nih dia resensi dari Gideon The Cutpurse yang saya copas langsung tanpa dengan permisi, tapi diizinkan loh…

Acara ulang tahun Peter dibatalkan karena ayahnya harus ke kantor. Dalam keadaan marah, ia dipaksa untuk menghabiskan hari bersama Kate yang kemudian mengajak Peter untuk mengunjungi tempat kerja ayahnya yang adalah seorang ilmuwan.

Ketika sedang bermain di dekat mesin anti-gravitasi, accident happen, dan hal berikut yang terjadi, Peter & Kate terbangun di abad 1763! Membuat keadaan makin buruk, kedatangan mereka di abad 1763 disaksikan oleh penjahat kelas kakap, Tar Man yang langsung mencuri mesin anti-gravitasi tersebut. Bagaimana mereka dapat kembali keabad 21 jika mesin yg melemparkan mereka ke masa lalu itu tidak ada?

Peter & Kate ditolong oleh seoarang gentlemen bernama Gideon yang berjanji akan menolong mereka mendapatkan kembali mesin teserbut. Akan tetapi masa lalu Gideon kembali menghantui dan membahayakan nyawa mereka bertiga. Menarik menyimak friendship yang terbangun antara ketiga karakter ini .

Sementara itu, di abad ke-21, polisi kalang kabut melakukan pencarian, mengira Peter & Kate diculik, sedangkan para ilmuwan berusaha mencari tau apa yang sebenarnya terjadi dengan mesin mereka dan anak-anak tersebut.

Ini adalah salah satu dari sedikit buku fantasi yang tidak ada cerita sihir-sihirnya sama sekali dan sangat informatif dengan detil-detil sejarah dan science yang dipaparkan dengan begitu menyenangkan. Who would have thought that history & science can also be fun?

Ayo eksekusi langsung…….
Kategori:Artikel, IT, Serba-serbi
  1. zee
    April 27, 2009 pukul 7:07 am

    Hmmm…..

    Saya lbh suka baca chicklit🙂

  2. zee
    April 27, 2009 pukul 7:07 am

    Hmmm…..

    Saya lbh suka baca chicklit🙂

  3. nha
    April 27, 2009 pukul 9:05 am

    ajariN biKin bunGa jatuhnya dunk…

  4. nha
    April 27, 2009 pukul 9:05 am

    ajariN biKin bunGa jatuhnya dunk…

  5. Jontri Pakpahan
    Mei 2, 2009 pukul 4:31 am

    @zee
    🙂

    @nha
    aduh lupa pula aku darimana kuambil itu.
    tp coba ajala dulu search di google, kalau belum, dibantuin pun nanti.:)

  6. Jontri Pakpahan
    Mei 2, 2009 pukul 4:31 am

    @zee
    🙂

    @nha
    aduh lupa pula aku darimana kuambil itu.
    tp coba ajala dulu search di google, kalau belum, dibantuin pun nanti.:)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: