Beranda > Curhat, Event, Friends, Liburan > Dolok Tolong

Dolok Tolong

p { margin: 0; }
Mengambil suatu resiko dalam diri kita dalam membuat suatu keputusan dalam diri kita adalah suatu keputusan yang sangat mutakhir menurut saya. Kenapa tidak??? tanpa berani mengambil resiko, mungkin apa yang menjadi keinginan kita akan lumayan agak susah dilakukan. Jadi dalam suatu keputusan dalam diri kita itu harus butuh resiko, baik itu secara langsung maupun tidak. Jadi janganlah kita takut untuk dalam mengambil dan menerima resiko dalam membuat suatu putusan. Itu sangat kita butuhkan, biar makin makin gitu lo…. Tapi itu keputusan jangan terus-terusan membuat resiko yang bisa menghancurkan kitalah, mari kita atur dan buat variasinya.

Pernahkah anda mempunyai pemikiran ketika melihat sesuatu hal di depan mata anda atau di dalam bayangan andalah. Terasa menarik bukan jika kita coba untuk melakukannya, apalagi berhasil melakukan dan menaklukkannya. Inilah dia yang kami lakukan beberapa saat lalu di hari liburan di akhir minggu. Yaitu penaklukan “Dolok Tolong” sebagai dolok alias gunung tertinggi di daerah Tobasa. Gunung ini terletak di daerah Tampahan atau kita akan melewatinya jika kita mau bepergian ke Tarutung.

Anggota yang berjumlah empat orang yang menamakan dirinya “Gang Becak” berhasil menaklukkan Dolok Tolong setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari kaki gunung sampai ke puncaknya. Rencana yang sebelumnya akan melewati beberapa rute, ternyata tidak bisa dilakukan karena waktu yang digunakan tidak mencukupi dan waktu yang diperhitungkan sebelumnya ternyata tidak seperti yang diinginkan. Dimana dari perjalanan yang kami lakukan, dibutuhkan sekitar dua sampai tiga jam dengan jalan kaki untuk sampai kepuncak.

Cape memang dan keringat bercucuran, dan itulah namanya berani mengambil resiko. Resiko butuh pengorbanan. Disamping keringat yang bercucuran dibawah terik matahari, kita mendapatkan hal lain yang lebih dari yang telah kita lakukan. Kita akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang sungguh luar biasa dan menakjubkan selama perjalanan ke puncak. Alam danau Toba dan Pulau Samosir beserta deretan Bukit Barisan yang nun jauh didepan mata, membuat rasa lelah yang ada tak terasa. Rumah-rumah, sawah-sawah, jalan-jalan dan segala sesuatu yang ada didepan mata kita dapat kita lihat keseluruhannya tanpa habis-habisnya. Otomatislah ni si tukang jempret beraksi mengambil setiap sudut keindahan alam yang ada tanpa terlewatkan. Ini sebagai bahan pertinggallah alias dokumentasi untk kita.

Dari puncak Dolok Tolong, kita dapat melihat dengan jelas keseluruhan alam Danau Toba dan bahkan hampir keseluruhan daerah Toba Samosir. Dari puncak DT (Dolok Tolong) ini, kota balige terlihat jelas dengan susunan rumah yang berjajar disekitaran jalan yang melewatinya. Ditambah dengan perbukitan dan pantai dari danau toba yang diiringi dengan hamparan sawah nun jauh disana. Yang pasti jika anda melihatnya pasti terkesimalah dan takkan bosan-bosannya. Pokoknya kerenlah.

So… let us go to Dolok Tolong, so you can see panoramic view of lake Toba and Samosir Island and also the part of Tobasa region… You will not regret it….

Kategori:Curhat, Event, Friends, Liburan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: