Beranda > Uncategorized > Menerapkan Toyota Way dalam Kehidupan Sehari-hari, Mungkinkah?

Menerapkan Toyota Way dalam Kehidupan Sehari-hari, Mungkinkah?

Toyota Way, mungkin kata-kata ini tidak asing lagi kita dengar ya karena ini memiliki prinsip-prinsip dasar yang sangat baik untuk diterapkan, tidak hanya dalam lingkungan pekerjaan atau perusahaan, dalam lingkungan sehari-hari atau dalam diri kita sehari-hari sangat cocok untuk diterapkan. Ada empat macam prinsip yang digunakan disini, tetapi rada lupa aku dan kebetulan ada kawan yang baru beli dan baca bukunya dan men-share-nya ulasan singkatnya dalam milis, mantap juga ini untuk dijadikan postingan. Akhirnya jadi deh setelah minta izin comot. He..he…he…..:)

Nih dia, hasil ulasan dari saudara Winner Manalu mengenai buku tersebut.

Judul Buku          : The Toyota Way
Penulis                : Jeffery K Liker

Penerbit              : Erlangga
Harga                 : Rp 100.000,00

Tebal                  : 376 Halaman

 

Toyota Way merupakan sebuah buku yang menyarikan prinsip-prinsip dasar yang menjadi panduan bagi seluruh karyawan Toyota dalam menjalankan roda perusahaan. Meskipun buku ini banyak bercerita mengenai operasional pembuatan mobil dan tools yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi, informasi yang akan kita dapatkan jauh lebih banyak. Tools yang banyak dibahas hanyalah aplikasi dari filosofi yang dimiliki Toyota. Ketika kita belajar untuk memaknai filosofinya, bukan tidak mungkin untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ada empat prinsip dasar yang dimiliki Toyota. Yang pertama adalah focus pada tujuan jangka panjang. Yang kedua, proses yang benar akan memberikan hasil yang benar. Ketiga, menambah nilai untuk oraganisasi dengan mengembangkan orang-orang dan mitra kerja anda. Keempat, menyelesaikan akar masalah secara terus menerus untuk mendorong pembelajaran organisasi. Keempat prinsip ini dipecah menjadi 14 prinsip yang sangat terkenal dengan sebutan The Toyota Way.

 

Keberadaan Toyota sebagai perusahaan produsen mobil membuat buku ini banyak menggunakan terminology dalam lantai produksi sehingga mungkin akan sedikit menyulitkan pembaca yang tidak akrab dengan istilah-istilah tersebut. Misalkan perbedaan pull system dan push system dalam proses produksi, penekanan bahwa inventory merupakan aktivitas yang tidak memberi nilai tambah dan lain-lain.

 

Menariknya, penjelasan yang gamblang mengenai penerapan prinsip tersebut di industry manufaktur lewat tools praktis tidak menutup kemungkinan bahwa Toyota Way bisa diterapkan di berbagai jenis industry. Malahan ada dua bab yang ditulis khusus untuk menuntun penerapan prinsip Toyota Way di organisasi selain industry manufaktur

 

Mari kita coba melihat kehidupan kita sehari-hari.  Sederhananya, seberapa sering anda mencari barang-barang karena lupa diletakkan di mana? Atau, pernahkah anda menyimpan barang yang akhirnya rusak sebelum barang itu dipakai? Dalam prinsip Toyota, mencari adalah elemen pekerjaan yang harus dihindari, sama halnya dengan menyimpan (inventori). Sedikit lebih serius, prinsip Toyota mengajarkan kita untuk membina hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar kita. Selain itu, Toyota juga mengajarkan untuk selalu berbenah, karena selalu ada hal yang bisa diperbaiki. Prinsip ini dalam bahasa Jepang disebut dengan Kaizen. Prinsip ini juga menjadi jargon yang sangat akrab bagi industrial enginner, There is no the best way, but always there is a better way.

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: