Beranda > IT, Kampus, Kuliah, Pidel > CaseTalk and Data Modeling

CaseTalk and Data Modeling

CaseTalk is the case-tool which enables you to create 100% conceptual models based upon elementary fact expression in natural language. End users are able to validate the model by the re-verbalising capabilities of CaseTalk. CaseTalk supports developers and database designers by transforming the conceptual model into different logical models (See also ourFCO-IM Bridge for UML class-diagrams and ER models).

Diagramming supports analysts, developers and others involved in the modelling and documenting phases. CaseTalk is founded upon a solid methodology called Fully Communication Oriented Information Modelling (FCO-IM) which is the most prominent successor of NIAM. (Also known as ORM or Object Role Modelling.)

Begitulah kira-kira deskripsi singkat mengenai CaseTalk yang memang baru saja saya kenal. Meskipun dengan perjuangan yang harus menghadiri seminar alias kuliah umum ditempat kami, PIDEL tercinta, dengan suasana hujan yang membuat diri harus berakibat mengantuk dan juga telinga yang harus peka dan menajamkannya agar mengerti apa yang diutarakan si pembicara. Mengapa tidak beliau berbicara dengan English, mau dibilang berbahasa Indonesia atau Batak, ga mungkinlah. Wong kita harus berusaha untuk menyesuaikannya.

Adapun acara kuliah umum tersebut dibagi dalam dua bagian sesuai dengan petunjuk yang ada di akademik:

Hari/Tanggal : Jumat, 27 Februari 2009
Pukul : 15.00 – 17.00
Tempat : Auditorium
Agenda : – Study in Netherlands
– Overview of Data Modelling
Speaker : Prof. Guido Bakema

Setelah itu acara akan dilanjutkan khusus untuk tingkat 3 :
Pukul : 17.00 – 19.00
Tempat : Auditorium
Agenda : Introduction to Data Modelling and Data Intensive System
Speaker : Prof. Guido Bakema

Acara seminar lumayan panjanglah, setelah sang Prof, Sir Guido Bakema yang membawakan kotbah dikebaktian jumat, acara seminar untuk dua sesi harus dibawakan beliau.

Intinya, dalam seminar tersebut, Prof. Guido Bakema dari HAN University’s Academy of Communication and Information Technology, memberikan Overview dan Introduction terhadap Data Modelling. Data Modeling yang mereka gunakan adalah pemodelan data dengan menggunakan fakta-fakta yang ada.

Jadi ini berbeda prinsipnya dari penyelesaian pemodelan yang biasa kita ketahui selama ini. Dimana yang biasanya kita harus menentukan berapa entity yang ada, atributnya, hubungan antara entity (relationship), constraint, dll, lain masih lain lagi dengan proses normalisasi pada rancangan database yang kita buat, pokoknya lumayan ribetlah apalagi untuk data yang skalanya besar.

Namun dengan CaseTalk yang memodelkan data dengan fakta-fakta yang ada, semuanya itu tidak terlalu rumit. Kita cukup mengetahui fakta yang ada dan membuatnya dalam statement. Statement inilah nanti yang akan diubah menjadi data modeling dan menjadi sintaks SQL yang nantinya bisa dijalankan pada DBMS yang kita mau. Contohnya yang dibuatkan pada presentasi sang Prof yaitu pada masalah dimana suatu bangunan memiliki beberapa lantai (floor), setiap lantai memiliki pintu masuk (emergency exit) yang berbeda-beda jumlahnya, ruangan yang dimiliki setiap lantai (room), tempat duduk (seat), dan peralatan yang ada dalam setiap ruangan. Nah, bagaimana kita memodelkan data ini dengan fakta-fakta yang ada???

“There are 2 emergency exit in first floor “, dengan fakta yang ini, maka CaseTalk akan mengubahnya dalam suatu pemodelan data dan dengan seperti itulah semua data akan dihubungkan dan menhasilkan sintaks yang SQL yang bisa kita run nantinya. Untuk detail ceritanya, nantilah dikasi tahu setelah slide presentasi beserta tutorialnya diberikan.

Pemodelan data dengan fakta yang ada tersebut merupakan Research and Competence group Data Architectures & Metadata Manageme Academy of Communication and Information Technology HAN University of Applied Sciences, Arnhem/Nijmegen, The Netherlands, sang Prof beserta team yang dia miliki. Jadi tidak salah lagi, hasil riset mereka ini diimplemtasikan dalam perusahaan penerbangan terbesar yang ada.

Oh ya… satu pelajaran lagi yang bisa diambil dari hasil presentasi Prof. Guido Bakema pada sesi awal presentasi yang menunjukkan sebagian situasi dan kehidupan di negara mereka Belanda, ternyata rasa kekeluargaan disana masih sangat tinggi.

Kategori:IT, Kampus, Kuliah, Pidel
  1. ernita
    Maret 2, 2009 pukul 2:51 am

    chese talk…

    apaan tuhtuk apa sih gunanya??

    pengen tau juga ne

  2. Jontri Pakpahan
    Maret 3, 2009 pukul 9:26 am

    @ernita
    casetalk, bukan chese talk.
    apa itu, lihat aja penjelasan diatas,
    itu adalah tools untuk pemodelan data berbasis fakta.

    🙂

  3. ernita
    Maret 4, 2009 pukul 1:15 am

    ADU…
    ga ngudeng
    da englis lagi

  4. rafaeltrisno
    Maret 10, 2009 pukul 9:13 am

    yang jelas ilmunya dapat kan?

    Softwarenya keren abis..dan itu salutlah sama mereka..udah saingan sama microsoft..

  5. Jontri Pakpahan
    Maret 14, 2009 pukul 2:37 am

    @ernita
    biar belajar…

    @rafaeltrisno
    iya pra, keren memang softwarenya, bagilah pra…🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: