Beranda > Nation, Sports > Timnas vs Bayern Munich

Timnas vs Bayern Munich

body { font-family: ‘Times New Roman’; font-size: 12pt; color: #000000}

Ole..ole…ole…ole……..ole…ole….ole………………..
Begitulah seruan suara para pendukung dan penonton yang membanjiri Gelora Bung Karno tempat pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia dengan salah satu klub sepak bola dunia dari Jerman yaitu Bayern Munich tempatnya Oliver Kahn sang keeper berada.

Ini merupakan suatu kesempatan langka saya rasa bagi timnas kita karena negara kita merupakan salah satu tujuan dari klub besar Jerman ini dalam rangka  permainan terakhir dan perpisahan dari Oliver Kahn dari dunia sepak bola. Pensiun maksudnya karena umurnya sudah lumayan tualah.

Meskipun hasil dari pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Timnas kita yaitu 5-1, ya …..itu sudah merupakan suatu prestasi yang cukup membanggakan;ah saya rasa. Pada babak pertama dan diawal pertandingan, pertandingan masih berlangsung seru dan imbang…mungkin stamina para pemain masih fit..gitu….sampai menit dua puluhanlah.

Berikut ini detail permainan tersebut yang saya ambil dari kompas.com

Namun mulai menit ke-20, Bayern yang unggul segala-galanya mulai mengambil alih kendali permainan. Pada menit ke-21, Breno yang berpostur tinggi tak menyia-nyiakan umpan tendangan bebas dari sayap kanan.

Dengan lompatannya yang tinggi, bek tersebut tak bisa dihalau oleh para pemain belakang timnas, sehingga dia dengan mudah mengarahkan bola sundulannya ke pojok kanan atas gawang Indonesia yang dikawal Jendry Pitoy.

Tiga menit berselang, Jendry harus memungut bola lagi dari dalam jalanya. Kali ini Schlaudraff yang menerima umpan terobosan dengan mudah memperdaya penjaga gawang klub Persipura Jayapura itu.

Tertinggal dua gol, timnas sempat bereaksi untuk mencetak gol balasan. Peluang itu bisa diperoleh pada menit ke-29 melalui Bambang Pamungkas (BP). Sayang, striker nomor satu Merah-putih itu gagal memaksimalkannya menjadi gol.

Dengan kecepatannya, BP memang mengalahkan pemain belakang Bayern saat menyambut umpan terobosan dari lini tengah. Tetapi ketika tinggal berhadapan dengan Oliver Kahn, BP seperti kebingungan untuk mencari celah mencetak gol. Kahn yang sudah mengantisipasi gerakan BP langsung menutup ruang tembak sehingga dengan mudah menahan tendangan BP.

Usai peluang Indonesia itu, giliran Bayern yang mengamuk lagi. Alhasil, FC Hollywood yang baru saja mengunci gelar ke-21 di kompetisi Bundesliga itu menambah gol pada menit ke-35.

Schlaudraff lagi-lagi membuat gol setelah memanfaatkan umpan cepat rekannya ketika mengeksekusi tendangan bebas. Gol ini juga tak lepas dari kesalahan para pemain Indonesia yang terlambat membentuk pagar betis, sehingga bola dengan mudah disodorkan ke mulut gawang yang langsung disambar oleh Schlaudraff.

Pada menit-menit akhir babak pertama, Indonesia sempat membuat lini belakang Bayern kelabakan. Tetapi dengan ketenangan dan mental juara yang dimilikinya, Bayern justru bisa menambah gol lagi pada masa injury time lewat Ze Roberto yang me-rebound tendangan keras Schlaudraff dari luar kotak penalti. Beruntung, wasit menganulir gol itu karena Ze Roberto dinilai telah berada dalam posisi offside. Babak pertama berakhir 3-0.

Memasuki babak kedua, stamina para pemain Bayern menurun drastis. Kesempatan ini dimanfaatkan Indonesia yang langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim besutan Benny Dolo ini pun mendapat peluang emas pada menit ke-50, ketika Elie Aiboy lolos dari jebakan offside. Sayang, mantan pemain Arema Malang ini tak tenang sehingga dia tak sempurna mengeksekusi bola yang bisa dihalau Scholottner dari mulut gawang.

Pada menit ke-61, BP yang tinggal berhadapan dengan kiper Bayern kembali membuat pendukung Indonesia dan pelatih kecewa. Tendangannya masih bisa dihalau Michael Rensing (masuk di babak kedua menggantikan Kahn), sehingga hanya melahirkan tendangan pojok.

Akhirnya, satu menit berselang BP membuat Gelora Bung Karno gegap gempita oleh sorakan suporter. Kali ini dia dengan sempurna menyundul bola umpan silang Elie Aiboy dari sayap kanan, sehingga skor berubah menjadi 3-1.

Gol balasan ini memantik semangat Syamsul Chaeruddin dkk. Mereka benar-benar mendominasi pertandingan dan memaksa Bayern lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik.

Tetapi, lagi-lagi kualitas dan mental yang berbicara. Pada menit ke-83, Bayern memanfaatkan peluang mereka dari serangan balik. Schlaudraff membuat hat-trick dengan me-rebound bola tendangan keras Toni Kroos yang tak sempurna dibendung Markus Horison (masuk gantikan Jendry Pitoy).

Hanya berselang lima menit. Bayern lagi-lagi menambah gol dengan memanfaatkan kesalahan barisan belakang Indonesia. Maman Abdurahman tak sempurna menghalau keluar bola yang justru jatuh ke kaki Kross. Pemain Terbaik Piala Dunia U-17 tahun 2007 ini pun berhasil memperdaya Markus sebelum menceploskan bola ke gawang yang tak terkawal lagi. Skor akhir 5-1. (LOU)

Meskipun para pemain timnas sudah ngos-ngosan menghadapi para pemain Munchen, apalagi postur tubuh yang jauh berbeda dan juga stamina, para timnas masih bisa memberikan beberapa perlawanan terbukti dengan satu gol yang diberikan oleh Bambang Pamungkas melalui sundulan kepalanya yang diumpan oleh Elie Aiboy dari sayap kanan.

Tapi…ga apa-apalah…kalah…tapi jangan banggalah dengan kekalahan, semoga para pemain timnas kita menjadi lebih bangkit dan termotivasi dan mendapat pengalaman yang lebih setelah melakukan pertandingan ini. Mereka bisa belajar bagaimana main bola yang indah dan yang mantap.

Maju terus sepak bola tanah air……….bangkit……..dan tunjukkan yang terbaik dan bermain yang fair……………
Bravo Sepak Bola……!!!!!!!!!


Kategori:Nation, Sports
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: