Beranda > Joke > Ada aja….

Ada aja….

Ada aja emang kerjaan si adek sama si abang ini kadang-kadang.
Semalam mereka saling bicara satu sama lain dalam suatu kamar yang juga dihadiri beberapa orang penghuni kamar ini ditambah penghunni kamar tetangga.

Mulanya sih masalahnya adalah berawal dari melihat sebuah lukisan yang akn dibuat sebgai latar dalam Natal nanti.
Eh… tiba-tiba si adek dan si abang ini jumpa. Dan tanpa tahu siapa yang memulai permasalahan ini aku pun ga tahu. Masalah pertamanya adalh mengenai cewek. Ya… cewek gitu….
“Loe kapan sih punya cewek bro….??? padahal kau uda mau lulus??”

“Si abang pun menangapinya dengan santai, tenang bro… itu aman-aman aja, itu nanati datang sendirinya itu nanti,”jawab si abang.
Si adek ini pun kurang senang dengan jawaban itu dan dia pengen si abang harus punya gebetan sebelum tamat nantinya dan dikasih tunjuk samnaya. Entah dimanapun sekarang cewek itu, pokoknya si abang harus punya..????

Permasalahnnya pun makin panjang dan merambah kehal-hal yang lain. Permasalahna yang lain pun muncul seiring dengan makin larutnya malam ditambah makin bertambahnya orang-orang yang gabung dalam komunitas dalam satu kamar itu. Kamar itu memiliki empat tempat tidur bertingkat yang aling bersebelahan. Penghuni kamar itu pada saat itu uda pada tewas sebagian. Maksunya uda pada tidur dan ada yang ngorok lagi. memang kayaknya mengerikan kali ya…

Ya.. sampailah akahirnya kepada permasalan terakhir, yaitu antara si abang dan si adek. Permasalahannya ini cukup signifikan sekali bah terasa. Soal tampang seram di muka adek-adek sehingga orang itu katanya takut lihat si adek dan sehingga mereka takut mendekati si adek. Padahal pemikiran si adek biasa-biasa saja. Mereka pun berdebat dan berdebant sehingga akhirnya si adek minta solusi untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Si abang pun memberikan solusinya dan si adek adek mendengarkannya dengan penuh makna dan hikmat. Apa itu gumam si adek dalam hati…

“Mau tahu??”, kata si abang.
“ya, iyalah cepatlah itu bro…”, pinta si adek,.

“Gini caranya. Kau ambil ember masukkan ke kepalamu dan lari-lari sana.”, ucap si abang dengan seksama.
Si adik pun merasa kecewa atas jawaban itu dan berkata,: “Mampuslah bah…disangka entah apa jawabannya, rupanay sama juga pikirannya”.

Perkataan itu pun selalu diingat si adek dan sering diucapkannya kadang-kadang apabila berpapasan atau jumpa dengan si abang. Dan itu lah latar belakangnya mengapa cerita ini dibuat.

NB:

Cerita ini benar lho… Ga ada rekayasa dan fiktif belaka. Ini asli terjadi. Satu lagi, perkataan si abang dan si adek disini bukan berarti itu cowok dan cewek, tapi itu cowok semua yang ada dalam cerita. Dan si adek dan si abang disini adalah “apara”.
He…he…..
Ada aja…..!!!!
Kategori:Joke
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: