Arsip

Archive for the ‘Joke’ Category

Jangan panggil saya lagi Ibu ya….

Januari 29, 2010 1 komentar
“Jangan panggil saya lagi Ibu ya…..”

Terasa aneh dan sadis rasanya jika mendengarkan kata-kata tersebut. Serasa kita ini sudah menjadi durhaka dan melakukan hal yang sangat tidak disenangi. Dan serasa tidak ada pintu maaf lagi terbuka karena sudah mengandung kata “jangan”. Macam cerita di sinetron-netron itulah.

Tetapi cerita yang mau saya utarakan ini bukan cerita yang dimaksudkan diatas, seorang anak durhaka atau semacamnya yang diusir oleh sang Ibu dari rumahnya yang mengatakan “Jangan panggil saya lagi Ibu….”. Nah bedanya dengan kalimat pertama diatas masih mengandung kata ya…. kan dibelakangnya. Jadi bukan berarti suatu kemarahan atau semacamnyalah.

Daripada pada makin mengambang karena kata-kata yang semakin luas yang membuat tidak nyambung dan makin lari dari konteks, langsung aja ke inti ceritanya.

Cerita dan masalahnya adalah mengenai sapaan. Memanggil seseorang itu sebagai apa kadang membuat kita serba salah. Kita memanggil Ibu atau Pak kepada seseorang, namun orangnya tidak mau dipanggil dengan sebutan tersebut. Panggil saja saya dengan nama saya (maksudnya namanya langsung tanpa ada embel-embel yang lain, seperti Ibu atau Bapak atau yang lainnya), jangan panggil Ibu terasa saya ini sudah ibu-ibu dan punya anak. Iya juga pikirku dalam hati, masih muda kok dan belum nikah memang. :D

Namun sapaan itu tidak bisa saya ubah dan kadang bingung harus manggil apa. Mau manggil nama langsung agak segan dan kurang terbiasa karena dia ada diatas umuran dan berada dalam suasana kantor juga. Berapa kali sudah diperingatkan, jangan panggil itu, namun yang keluar dari mulut ini selalu keluar awalan Ibu atau Bu.

Ahh…. ga apa-apalah pikirku, tapi takutnya nanti kalo sebut nama langsung kebawa-bawa sama yang lain dan bisa bahaya. Intinya bagi saya dan cari aman, kalo dia ada diatas umuran panggil Ibu atau Bapak dan sudah berkeluarga dan yang lainnya yang menyebabkan mereka cocok disebutkan dengan sapaan tersebut, kalo memang pemandangan saya mereka cocok disebutkan dengan sapaan tersebut. Manggil Bang, Mas, Mba atau Kak, bagi mereka yang ada diatas umuran kita namun yang masih muda-muda dan belum nikah dan tidak terlalu terpaut jauh diatas kita dan memang cocok disebutkan dengan sapaan tersebut. Bagi yang seumuran langsung sebut nama aja, ga peduli, seumuran kok. Kalo penting pake istilah yang cocok disebutkan dengan mereka, seperti Lae, Bro, Bli, Lo, Kau, dkk. Untuk yang dibawah umur kita, sebut nama aja langsung atau ada embel-embelnya Dek biar aga lebih ok terasa. Cuma itu aja sih.

Namun ada juga bahayanya kadang dalam sapaan ini, kita panggil dek, padahal dia seumuran dengan kita atau umurnya diatas kita karena memang muka atau penampilannya masih adek-adek kali ya dan begitu juga sebaliknya. Tipsnya, disaat berkenalan dan berbicara usahakan untuk mengetahui apa yang cocok sapaan untuk orang tersebut.

“Suatu kebiasaan akan terasa aneh jika diubah dan kita tidak nyaman dengannya, namun kebiasaan yang diubah tersebut akan terbiasa bagi kita jika kita sudah dibiasakan dan menjadi terbiasa dengan kebiasaan tersebut”. Dan kebiasaan tersebut pasti ada hal positif dan negatifnya.

Categories: Jobs, Joke, Serba-serbi

Senandu Togar, Mama, dan Telkomsel

Anak :

“Ma… gimana kabar??”
Ortu :
“Baik nak, kamu gimna kabarnya sekarang ni, sehat-sehatkan!!!”

Anak :
“Syukur ma, sehat-sehat selalu masih. Itu juga adalah berkat doa kalian.”

(Dengan sigap dan dengan gaya khasnya menenteng telepon genggam tua pemberian anaknya diwaktu pertama kali gajian dulunya, mereka pun saling tanya jawab dan saling tukar pikiran dengan cukup sangat lama, bahkan lebih dari berjam-jam. Mereka bercanda gurau dengan gaya dan bahasa mereka yang masih sangat kental sekali.

Operan pembicaraan pun terus berlanjut, dari Bapak ke Mama, ke adek no 1, adek no 2, adek bungsu, paman, bibi, dan kale-kale yang lain. Sungguh pembicaraan yang sangat enak kali saya rasa didengar dan diperhatikan kalau kita berada disana. Sampai akhirnya sang ortu menanyakan ke anaknya)

Ortu : “Nak, uda berapa lama kamu nelpon nih, uda hampir satu harian. Ga hapis pulsamu”
(bayangkan hp mereka sampai lowbet dan harus main charge lagi, biar lanjut ngobrolnya, apalagi hpnya si ortu yang sudah butut, mungkin sekarang ini hampir ga ada lagi ditemukan. Mungkin uda barang museum kali, he..he….:))

Anak :
“Ga usah takut ma, berpa lama pun itu kita nelpon, bayarnya cuma sikit ma. Selo aja, santai…..”
Ortu :
“Kok bisa???? emang kamu makai apa.”

Anak :
“Tetapnya ma, dari dulu pun aku make itu selalu. Make Talkmania dari simpati ma……, brapa lama pun itu kita nelpon dalam satu harian, bayarnya cuma sikit. Nanti kuajarin pun orang mama sama rekan-rekan yang ada disana ngebuatnya.”
Ortu :
“Bisa ga jelasin sama kami itu semua???”

Anak :
“Ok, ma… selo…”
“Nih, dengarin ya, kalo bisa buat speakernya, biar semua dengar. MMmmm, lupa aku, ga ada rupanya speaker hp kalian…..:):)” “Ini dia ma, kubacakan lah dulu dari webnya telkomsel, lagi Internetan aku ma…. kebetulan lupa tadi caranya. Biasalah uda agak tua gitu…he..he….”
Ortu :
“Cepatlah, gimana caranya, banyak kalipun bacotmu.”

Anak :
“Ni dia ma, kubacakan ya, baru ku sms kan pun nanti.”

simPATI Talkmania
bayar murah sekali, ngobrolnya berkali-kali
ke seluruh pelanggan Telkomsel

  • Layanan simPATI Talkmania tetap bisa anda nikmati dengan Tarif layanan Rp. 2.000 untuk nomor simPATI Jawa, Bali, NTT & NTB dan Rp. 3.000 untuk nomor simPATI Sumatra, Kalimantan & Sulawesi. Selanjutnya bisa untuk ngobrol sepuasnya berkali-kali ke sesama pelanggan Telkomsel se Indonesia sampai dengan 1,5 jam jam (5.400 detik) pada jam 01.00 – 18.00 di hari yang sama. Cara nya :
Ketik TMON
dan kirim ke 8999

Pelanggan simPATI dapat pula mengaktifkan layanan di nomor simPATI rekan atau keluarga, dengan menggunakan layanan TALKMANIA GIFT:

  • Tarif layanan Rp. 3.000 untuk sekali pengiriman Talkmania Gift ke semua nomor simPATI diseluruh Indonesia, bisa ngobrol sepuasnya sampai 1 jam (3.600 detik) ke seluruh nomor Telkomsel dari jam 01.00 – 18.00.
  • Nomor simPATI penerima harus dalam keadaan aktif dan belum meregistrasi Talkmania untuk dapat menikmati Gift
  • Pengirim dapat memberikan Gift ini berkali-kali dalam sehari selama sisa pulsa masih mencukupi, cara nya :
Ketik TMKASIHNOMOR TUJUAN
dan kirim ke 8999

Syarat lainnya untuk layanan Talkmania & Talkmania Gift :

  • Pendaftaran dapat dilakukan setiap harinya dari jam 01.00 – 10.00 waktu setempat, atau setelah kuota terpenuhi
  • Setiap pelanggan hanya dapat melakukan registrasi 1 kali per hari dan hanya berlaku di hari yang sama. Waktu bicara akan berkurang sesuai penggunaan dalam satuan detik
  • Untuk mengetahui sisa waktu bicara yang dimiliki, akses *889# tekan OK/Yes
  • Untuk info, ketik TMINFO kirim ke 8999
  • Layanan ini tidak berlaku untuk nomor simPATI Maluku dan Papua
  • Layanan simPATI Talkmania dapat dinikmati oleh 1,4 juta pelanggan / hari

Periode promo berlaku sd 31 Juli 2009

“gitu dia ma, Question And Answer ‘simPATI Talkmania’ dapat ditengok di web telkomsel ma, http://www.telkomsel.com/web/simpati_talkmania“.
Ortu :
“Aduh Togar, kok ga dari dulu kau kasih tau tu…… kalau gitu, bakalan kita aktifinlah itu nanti, biar kita telpon dulu semua famili kita. Akhir bulan ni, di kampung mau ada pesta. Jadi ga usah ngirim undangan lagi, langsung telpon aja, di sms juga bisa kan togar???”

Anak :
“Iya ma, bisa… SMSMania namanya. Kalau untuk sms ma, aku seering make kartu As-nya si Telkomsel ma, pake simpati juga ok. Dan nelpon, make simpati kayak yang kubilang tadi.”
“Ok lah ma, selamat bertalkmania, jangan lupa undang semua famili kita ya….. telpon langsung. Kalau aku kayaknya ga bisa datang ni, lagi banyak kerjaan di akhir bulan. Tapi aku usahakan pun. Salam sama semuan yang ada di kampung ya….”

(Begitulah percakapan si Togar dengan orang tuanya yang ada jauh disana dibalik pegunungan dikampung halaman mereka dekat dengan danau yang ada di daerah Toba. Komunikasi mereka tidak pernah putus dengan adanya layanan Telkomsel yang sampai ke pelosok-pelosok. Berkat layanan Telkomsel, penghasilan penduduk di daerah mereka pun semakin meningkat karena memudahkan komunikasi dengan dunia luar.

Butuh barang dan ingin menjual hasil pertanian dan yang lainnya, tinggal SMS dan Telpon. Apalagi dengan banyaknya layanan yang diberikan Telmkomsel dan pelayanan yang baik serta sinyal yang kuat dan kencang, tidak harus lagi naik ke gunung untuk nelpon. Yang pasti, Telkomsel telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya yang ada di daerah pedalam dan daerah tertinggal. Telkomsel telah menghubungkan mereka semua dengan dunia luar dan menyamakan mereka dengan dunia luar.

Coba kita pergi ke pelosok sana, apa nomor yang mereka tahu dan kebanyakn mereka pakai adalah Simpati. Nomor dengan awalan 0813, 0812, dan juga rekannya si As, si 0852, telah terbukti memberikan yang terbaik. Sukses selalu buat Telkomsel, semoga memberikan layanan yang lebih baik lagi. Selamat ultah yang ke-14.)

NB:

  • Postingan ini dibuat dalam rangka mengikuti Lomba nge-Blog HUT Telkomsel 14 Tahun oleh Telkomsel Blogger Community bersama “Blogger-Sumut” dan “Aceh-Blogger”.
  • Content dari cerita ini adalah memang seperti itulah adanya dan jikalau ada kesamaan tokoh dan yang lainnya, mungkin itu bisa saja disengaja ataupun tidak. :)
  • Kalo mau ngasih koment, langsung kasi aja ya…. terserah mau bilang apa di http://jontri.blogspot.com
  • Vote saya ya, caranya, ketik NGEBLOG 30 kirim ke 3931. (Sms bisa dilakukan setelah tanggal 20 Juni 2009 ya….:):))

Categories: Joke, Kontest, KP

Senandu Togar, Mama, dan Telkomsel

Anak :

“Ma… gimana kabar??”
Ortu :
“Baik nak, kamu gimna kabarnya sekarang ni, sehat-sehatkan!!!”

Anak :
“Syukur ma, sehat-sehat selalu masih. Itu juga adalah berkat doa kalian.”

(Dengan sigap dan dengan gaya khasnya menenteng telepon genggam tua pemberian anaknya diwaktu pertama kali gajian dulunya, mereka pun saling tanya jawab dan saling tukar pikiran dengan cukup sangat lama, bahkan lebih dari berjam-jam. Mereka bercanda gurau dengan gaya dan bahasa mereka yang masih sangat kental sekali.

Operan pembicaraan pun terus berlanjut, dari Bapak ke Mama, ke adek no 1, adek no 2, adek bungsu, paman, bibi, dan kale-kale yang lain. Sungguh pembicaraan yang sangat enak kali saya rasa didengar dan diperhatikan kalau kita berada disana. Sampai akhirnya sang ortu menanyakan ke anaknya)

Ortu : “Nak, uda berapa lama kamu nelpon nih, uda hampir satu harian. Ga hapis pulsamu”
(bayangkan hp mereka sampai lowbet dan harus main charge lagi, biar lanjut ngobrolnya, apalagi hpnya si ortu yang sudah butut, mungkin sekarang ini hampir ga ada lagi ditemukan. Mungkin uda barang museum kali, he..he….:))

Anak :
“Ga usah takut ma, berpa lama pun itu kita nelpon, bayarnya cuma sikit ma. Selo aja, santai…..”
Ortu :
“Kok bisa???? emang kamu makai apa.”

Anak :
“Tetapnya ma, dari dulu pun aku make itu selalu. Make Talkmania dari simpati ma……, brapa lama pun itu kita nelpon dalam satu harian, bayarnya cuma sikit. Nanti kuajarin pun orang mama sama rekan-rekan yang ada disana ngebuatnya.”
Ortu :
“Bisa ga jelasin sama kami itu semua???”

Anak :
“Ok, ma… selo…”
“Nih, dengarin ya, kalo bisa buat speakernya, biar semua dengar. MMmmm, lupa aku, ga ada rupanya speaker hp kalian…..:):)” “Ini dia ma, kubacakan lah dulu dari webnya telkomsel, lagi Internetan aku ma…. kebetulan lupa tadi caranya. Biasalah uda agak tua gitu…he..he….”
Ortu :
“Cepatlah, gimana caranya, banyak kalipun bacotmu.”

Anak :
“Ni dia ma, kubacakan ya, baru ku sms kan pun nanti.”

simPATI Talkmania
bayar murah sekali, ngobrolnya berkali-kali
ke seluruh pelanggan Telkomsel

  • Layanan simPATI Talkmania tetap bisa anda nikmati dengan Tarif layanan Rp. 2.000 untuk nomor simPATI Jawa, Bali, NTT & NTB dan Rp. 3.000 untuk nomor simPATI Sumatra, Kalimantan & Sulawesi. Selanjutnya bisa untuk ngobrol sepuasnya berkali-kali ke sesama pelanggan Telkomsel se Indonesia sampai dengan 1,5 jam jam (5.400 detik) pada jam 01.00 – 18.00 di hari yang sama. Cara nya :
Ketik TMON
dan kirim ke 8999

Pelanggan simPATI dapat pula mengaktifkan layanan di nomor simPATI rekan atau keluarga, dengan menggunakan layanan TALKMANIA GIFT:

  • Tarif layanan Rp. 3.000 untuk sekali pengiriman Talkmania Gift ke semua nomor simPATI diseluruh Indonesia, bisa ngobrol sepuasnya sampai 1 jam (3.600 detik) ke seluruh nomor Telkomsel dari jam 01.00 – 18.00.
  • Nomor simPATI penerima harus dalam keadaan aktif dan belum meregistrasi Talkmania untuk dapat menikmati Gift
  • Pengirim dapat memberikan Gift ini berkali-kali dalam sehari selama sisa pulsa masih mencukupi, cara nya :
Ketik TMKASIHNOMOR TUJUAN
dan kirim ke 8999

Syarat lainnya untuk layanan Talkmania & Talkmania Gift :

  • Pendaftaran dapat dilakukan setiap harinya dari jam 01.00 – 10.00 waktu setempat, atau setelah kuota terpenuhi
  • Setiap pelanggan hanya dapat melakukan registrasi 1 kali per hari dan hanya berlaku di hari yang sama. Waktu bicara akan berkurang sesuai penggunaan dalam satuan detik
  • Untuk mengetahui sisa waktu bicara yang dimiliki, akses *889# tekan OK/Yes
  • Untuk info, ketik TMINFO kirim ke 8999
  • Layanan ini tidak berlaku untuk nomor simPATI Maluku dan Papua
  • Layanan simPATI Talkmania dapat dinikmati oleh 1,4 juta pelanggan / hari

Periode promo berlaku sd 31 Juli 2009

“gitu dia ma, Question And Answer ‘simPATI Talkmania’ dapat ditengok di web telkomsel ma, http://www.telkomsel.com/web/simpati_talkmania“.
Ortu :
“Aduh Togar, kok ga dari dulu kau kasih tau tu…… kalau gitu, bakalan kita aktifinlah itu nanti, biar kita telpon dulu semua famili kita. Akhir bulan ni, di kampung mau ada pesta. Jadi ga usah ngirim undangan lagi, langsung telpon aja, di sms juga bisa kan togar???”

Anak :
“Iya ma, bisa… SMSMania namanya. Kalau untuk sms ma, aku seering make kartu As-nya si Telkomsel ma, pake simpati juga ok. Dan nelpon, make simpati kayak yang kubilang tadi.”
“Ok lah ma, selamat bertalkmania, jangan lupa undang semua famili kita ya….. telpon langsung. Kalau aku kayaknya ga bisa datang ni, lagi banyak kerjaan di akhir bulan. Tapi aku usahakan pun. Salam sama semuan yang ada di kampung ya….”

(Begitulah percakapan si Togar dengan orang tuanya yang ada jauh disana dibalik pegunungan dikampung halaman mereka dekat dengan danau yang ada di daerah Toba. Komunikasi mereka tidak pernah putus dengan adanya layanan Telkomsel yang sampai ke pelosok-pelosok. Berkat layanan Telkomsel, penghasilan penduduk di daerah mereka pun semakin meningkat karena memudahkan komunikasi dengan dunia luar.

Butuh barang dan ingin menjual hasil pertanian dan yang lainnya, tinggal SMS dan Telpon. Apalagi dengan banyaknya layanan yang diberikan Telmkomsel dan pelayanan yang baik serta sinyal yang kuat dan kencang, tidak harus lagi naik ke gunung untuk nelpon. Yang pasti, Telkomsel telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya yang ada di daerah pedalam dan daerah tertinggal. Telkomsel telah menghubungkan mereka semua dengan dunia luar dan menyamakan mereka dengan dunia luar.

Coba kita pergi ke pelosok sana, apa nomor yang mereka tahu dan kebanyakn mereka pakai adalah Simpati. Nomor dengan awalan 0813, 0812, dan juga rekannya si As, si 0852, telah terbukti memberikan yang terbaik. Sukses selalu buat Telkomsel, semoga memberikan layanan yang lebih baik lagi. Selamat ultah yang ke-14.)

NB:

  • Postingan ini dibuat dalam rangka mengikuti Lomba nge-Blog HUT Telkomsel 14 Tahun oleh Telkomsel Blogger Community bersama “Blogger-Sumut” dan “Aceh-Blogger”.
  • Content dari cerita ini adalah memang seperti itulah adanya dan jikalau ada kesamaan tokoh dan yang lainnya, mungkin itu bisa saja disengaja ataupun tidak. :)
  • Kalo mau ngasih koment, langsung kasi aja ya…. terserah mau bilang apa di http://jontri.blogspot.com
  • Vote saya ya, caranya, ketik NGEBLOG 30 kirim ke 3931. (Sms bisa dilakukan setelah tanggal 20 Juni 2009 ya….:):))

Categories: Joke, Kontest, KP

Ada aja….

Ada aja emang kerjaan si adek sama si abang ini kadang-kadang.
Semalam mereka saling bicara satu sama lain dalam suatu kamar yang juga dihadiri beberapa orang penghuni kamar ini ditambah penghunni kamar tetangga.

Mulanya sih masalahnya adalah berawal dari melihat sebuah lukisan yang akn dibuat sebgai latar dalam Natal nanti.
Eh… tiba-tiba si adek dan si abang ini jumpa. Dan tanpa tahu siapa yang memulai permasalahan ini aku pun ga tahu. Masalah pertamanya adalh mengenai cewek. Ya… cewek gitu….
“Loe kapan sih punya cewek bro….??? padahal kau uda mau lulus??”

“Si abang pun menangapinya dengan santai, tenang bro… itu aman-aman aja, itu nanati datang sendirinya itu nanti,”jawab si abang.
Si adek ini pun kurang senang dengan jawaban itu dan dia pengen si abang harus punya gebetan sebelum tamat nantinya dan dikasih tunjuk samnaya. Entah dimanapun sekarang cewek itu, pokoknya si abang harus punya..????

Permasalahnnya pun makin panjang dan merambah kehal-hal yang lain. Permasalahna yang lain pun muncul seiring dengan makin larutnya malam ditambah makin bertambahnya orang-orang yang gabung dalam komunitas dalam satu kamar itu. Kamar itu memiliki empat tempat tidur bertingkat yang aling bersebelahan. Penghuni kamar itu pada saat itu uda pada tewas sebagian. Maksunya uda pada tidur dan ada yang ngorok lagi. memang kayaknya mengerikan kali ya…

Ya.. sampailah akahirnya kepada permasalan terakhir, yaitu antara si abang dan si adek. Permasalahannya ini cukup signifikan sekali bah terasa. Soal tampang seram di muka adek-adek sehingga orang itu katanya takut lihat si adek dan sehingga mereka takut mendekati si adek. Padahal pemikiran si adek biasa-biasa saja. Mereka pun berdebat dan berdebant sehingga akhirnya si adek minta solusi untuk menyelesaikan permasalahan itu.

Si abang pun memberikan solusinya dan si adek adek mendengarkannya dengan penuh makna dan hikmat. Apa itu gumam si adek dalam hati…

“Mau tahu??”, kata si abang.
“ya, iyalah cepatlah itu bro…”, pinta si adek,.

“Gini caranya. Kau ambil ember masukkan ke kepalamu dan lari-lari sana.”, ucap si abang dengan seksama.
Si adik pun merasa kecewa atas jawaban itu dan berkata,: “Mampuslah bah…disangka entah apa jawabannya, rupanay sama juga pikirannya”.

Perkataan itu pun selalu diingat si adek dan sering diucapkannya kadang-kadang apabila berpapasan atau jumpa dengan si abang. Dan itu lah latar belakangnya mengapa cerita ini dibuat.

NB:

Cerita ini benar lho… Ga ada rekayasa dan fiktif belaka. Ini asli terjadi. Satu lagi, perkataan si abang dan si adek disini bukan berarti itu cowok dan cewek, tapi itu cowok semua yang ada dalam cerita. Dan si adek dan si abang disini adalah “apara”.
He…he…..
Ada aja…..!!!!
Categories: Joke
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.