Seminar Tanaman Obat
Seminar ini dibawkan dengan presentasi dari Bapak James Sinambela, Dexa Laboratories of Biomolecular Science, PT Dexa Medica, Jakarta. Adapun yang menjadi topiknya adalah atau judul presentasinya “Tanaman Obat Indonesia: Pengembangannya sebagai Sediaan Fitofarmaka“.
Sediaan obat herba yang ada di Indonesia dibedakan atas tiga kategori, yaitu:
- Empiris, misalnya sediaan tradisional Jamu.
- Terstandar dengan uji pre-klinik
- Fitofarmaka, terstandar dengan uji klinis.
Itulah kira-kira pengertian fitofarmaka disini, bahwa tanaman obat yang ada itu, agar aman digunakan harus sudah terstandar dengan uji klinis.
Agak rada ga nyambung juga sih kalo dilihat, anak informatika dikasih info seputar farmasi. Tetapi terpaksalah harus diikuti dan setelah diikuti dan diikuti, mulai nyambunglah dan lebih mengerti sedikit informasi seputar farmasi. Beliau juga dengan panjang lebar menjelaskan seputar Obat Herba yang banyak dihasilkan dari lingkungan sekitar kita, latar belakang dan perkembangan obat Herba di dunia dan mcam-macamlah.
Dan sebagai penutup yang terdapat di slide presentasi yang juga dibagikan hasil cetakannya dikatakan:
- Nilai pasar dunia untuk herba medisinal dan produk hasil olahnya sangat besar dan masih terus bertumbuh.
- Kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia adalah lahan potensial untuk dieksplorasi sistematis secara ‘bioprospecting’ fitofarmaka.
- Tanaman obat Indonesia memiliki banyak peluang untuk ikut pasar herba Internasional.
- Bentuk ekstrak merupakan salah satu pilihan yang cocok untuk pengembangan produk fitofarmaka, sesuai dengan tuntutan pasar modern.
Kira-kira seperti itulah point-point inti dari hasil presentasi tersebut. Akhir presentasi, diberikan sesi tanya jawab antara peserta dengan Pak James dan juga terhadap staff Menristek. Katanya yang buat pertanyaan bakal dapat hadiah, enak dongs, tetapi ga langsung, melainkan dikirimkan nantinya.
Oh ya, rencananya oleh staff ahli menristek, mereka rencananya mau menjadikan tanaman Temulawak sebagai tanaman asli Indonesia supaya bangsa-bangsa lain tidak mengklaimnya sebagai milik mereka. Yah… mudah-mudahanlah itu tercapai dan sukses. Bayangkan, katanya sudah banyak tanaman Indonesia diklaim bangsa lain sebagai milik asli mereka, seperti Durian, Mangga, Kapok dan yang lainnya. Sungguh sangat disayangkan memang, tidak hanya pulau-pulau atau tarian yang diklaim bangsa lain, tetapi tanaman juga sudah ikut ternyata.
Marilah kita menjaga semua tanaman yang ada disekitar kita dan mari kita budi dayakan dan lestarikan itu semua, khususnya tanaman-tanaman yang bisa dijadikan untuk obat. Mari hidup sehat dengan alam…..:)





Kenapa barang kita banyak yang jarah ya….Mungkin salah satu sebabnya ADA dalam lagu untuk Indonesia ini..
@Lagu Kebersamaan
ga taula mas, aturannya pemerintahlah yang setidaknya memperhatikan itu dan tidak membiarkan itu direbut oleh bangsa lain.
Oh ya.. thanks ya mas buat lirik lagunya.
bagus y acara klen tu..
yang pastinya dimulai
dr kita la tuk menjaga
milik sendiri biar ga diambil bangsa lain
klo kita sendiri z ga peduli
apalagi orang lain…
betul ga???
@ernita
ya…sama-sama….
Wah pasti seminarnya asyik tuh..Setuju tuh, semoga temulawak cepat2 di patenkan agar ga direbut/klaim negara lain.
Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang